Sabtu, 18 April 2015

18 April 2015

HARI YANG SANGAT MENYEBALKAN, TAPI BERKESAN.
Bangun dengan keadaan yang masih sangat ngantuk sampai tidur dengan keadaan sangat terpaksa.
Tadi malam aku tidur terlalu larut, tidak seperti malam-malam biasanya. Biasanya aku tidur maksimal pukul 22.00 WIB, tapi tadi malam aku tidur lebih dari pukul 23.00 WIB. Sebenarnya peraturan agar tidak tidur terlalu larut sudah berulang kali didengungkan dan direvisi, namun hasilnya tetap saja belum optimal.
Langsung saja ke poinnya.
Kejadian yang sangat berkesan hari ini adalah ketika aku pergi ke kantor untuk meminta refill spidor marker. Biasanya, di kelasku ada refiil satu botol. Namun karena sudah habis, aku terpaksa untuk meminta ke ruang piket, depan kantor guru. Entah karena terbawa suasana atau apa, saat temanku berkata “Miss, mau minta isi spidol satu botol.” Maka guruku (Mrs. Ani) menjawab “NO…!!!” (dengan nada marah). Memang ketika itu, KBM MTs lagi berantakan dan beliau adalah waka kurikulum MTs, jadi maklum kalau agak bingung. Huft… Dan karena beliau menjawab NO, maka aku agak kecewa. Lalu kami-pun menunggu Ust. Wahid, selaku waka kurikulum MA dengan harapan beliau bisa memberikan jalan keluar dari masalah ini. Setelah kami (Aku dan Hasan) menunggu cukup lama, akhirnya beliau muncul dari pintu kantor. Kami-pun langsung menyambutnya dan bertanya “Ust, isi spidol marker kita habis, apakah bisa meminta isi ulang satu botol ? atau kalau tidak, kita siap  membeli.”. Beliau menjawab “Begini Le, kita sekarang masih krisis isi, dan lagian teman-teman kalian itu setiap isi spidol habis, maka mereka datang ke sini.” Mendengar jawaban ini aku langsung kecewa, bayangkan saja setiap kali habis, kita harus ke kantor guru. Jarak kantor dari kelasku cukup jauh, dan kelasku biasanya mengisi bisa lebih dari 4 kali isian. Aduh….capek deh…,,, Tapi kemudian aku punya inisiatif untuk pesan saja ke TU untuk membelikan isi spidol.
Karena aku gagal mendapatkan isi spidol, aku langsung lapor ke guru yang ketika itu mengajar di kelasku, Bu Yunita (Guru Math). Dan setelah beliau mendengarkan penjelasanku, beliau berkata “Kamu beli saja dari anak kelas 12 IPA, kemaren kayaknya mereka bilang kalau terlanjur beli isi spidol kebanyakan, padahal mereka-kan sudah tidak KBM lagi.” Mendengar solusi itu, aku langsung menyetujuinya dan mempersiapkan uang untuk membelinya.
Nah, dari kejadian itu sebenarnya hanya ada satu peristiwa yang aku baru mengalaminya. Yaitu “MELIHAT BU ANI MARAH, DAN MARAHNYA ITU KEPADA SAYA”….aduuhhh….maaf ya Bu…
Sebenarnya masih ada satu hal lagi yang sangat berkesan, namun karena aku sekarang terburu-buru, cukup ini saja catatanku hari ini.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;