Tepat jam 12.00 WIB, saya
baru pulang dari tempat bimbingan belajar. Seperti biasa, saya pulang ke rumah
naik ojek. Kebetulan waktu itu matahari amat terik-teriknya hingga udara panas
menyelimuti tubuhku serta lagi ditambah rasa lapar yang sejak tadi
menghantuiku, bikin situasi waktu itu tidak mengenakkan untukku.
Di perjalanan menuju ke rumah
terselip perihal lucu, nyatanya ojek yang saya naiki salah jalur. Semula saya
pernah kesal tetapi sesudah ia bicara untuk bertanya jalur yang benar. Tanpa
sengaja saya tertawa kecil. Perihal tersebut cukup bikin aku geli di saat terik
matahari yang semakin menusuk tubuhku.
Sesampainya dirumah
kesialan kembali menerpaku. Nyatanya rumahku terkunci, tidak seorangpun yang
ada di dalam tempat tinggal serta kebetulan waktu itu saya tidak membawa kunci
cadangan. Kembali saya jadi amat kesal waktu itu. Selanjutnya saya menanti
untuk sebagian menit sampai orang tua ku kembali. 10 menit pertama sudah
berlalu, saya tetap duduk di kursi teras depan rumahku. 10 menit selanjutnya
lalu sudah jalan tanpa kusadari, lagi-lagi tidak kujumpai orang tua ku kembali.
Sesudah hampir 40 menit
saya menanti dengan rasa jemu. Terbesit sekilas dalam pikiranku untuk
menghubungi orang tua ku. Selanjutnya saya menghubungi orang tua ku. Saya heran
kenapa perihal ini tidak terpikirkan olehku sejak tadi, barangkali dikarenakan
terlampau emosi hingga perihal sekecil itu tidak lagi terpikirkan olehku.
Akhirnya saya berhasil menghubungi orang tuaku dan ternyata kuncinya diletakkan
di bawah pot bunga depan rumahku.
******************


0 komentar:
Posting Komentar