Hari ini, 5 April 2015 adalah hari yang sangat menyenangkan sekaligus memprihatinkan bagiku. Oh iya, sebelumnya aku jadi ingat kalau hari ini adalah hari ulang tahun adikku yang ke-10, “Happy Birthday, ya Dik”. Hari ini aku memiliki cukup banyak kegiatan yang mungkin bisa menyibukkan aku. Dimulai dari tadi pagi setelah subuh, kami se-pondok melaksanakan perintah Rasulullah yang disampaikan oleh Pak’e (Panggilan untuk Bapak Pengasuh Pondok) yaitu untuk menjaga kebersihan, yang salah satunya dapat dipraktikkan dengan ro’an atau kerja bakti. Ro’an ini memang sudah menjadi sebuah ritual mingguan yang telah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Di dunia pesantren, ro’an adalah salah satu cara yang bisa dilakukan sebagai tanda kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Saat ro’an kita akan melakukan hal apa saja, asalkan bisa menciptakan suasana yang bersih di pesantren. Mulai dari memungut dan mengumpulkan sampah di sekitar asrama, sampai mengambil sampah bungkus sabun di selokan kamar mandi dengan tangan. Kalau dibayangin, waw sangat tidak menjijikkan (ironi). Tapi walaupun demikian, kami selalu melakukannya tanpa pamrih dan ikhlas karena takut hukuman dari pak’e.
Selesai ro’an, aku langsung berangkat ke tempat cuci baju, walaupun dinamakan tempat cuci baju, tapi tempat ini tidak menjamin semua baju akan bersih setelah dicuci di sini, malah bisa jadi akan tambah kotor. Bagaimana tidak, kalau tempat disekitarnya saja banyak aku jumpai lumut yang sangat lebat, bahkan jika diinjak atau diduduki akan terasa empuk dan lembut seperti permadani termahal. Tapi, mau tidak mau ya itu tempat cuci baju satu-satunya di pesantren kami. Jadi tinggal pilih, cuci baju di sini atau tidak usah cuci baju. Dan karena aku termasuk anak yang suka kebersihan, aku lebih memilih cuci baju walau harus dengan ekstra hati-hati. Salah sedikit saja, akibatnya bisa fatal. Bisa-bisa akan cuci baju dua kali atau bahkan lebih. Nah, hari ini aku memiliki baju kotor yang sedikit seperti biasanya, yaitu sekitar 3, lebih tepatnya tiga timba. Memang cukup melelahkan, namun ya itulah roda kehidupan yang harus ku lakukan. Itu semua atas kehendak Yang Di Atas.
Setelah aku selesai mencuci baju dan sekaligus menjemurnya, aku langsung mandi. Dan pada saat aku antri, ya maklum di dunia pesantren itu kalau tanpa antri bagaikan teh tanpa gula atau mungkin bagaikan kopi tanpa cethe, pokoknya kalau tanpa antri itu kurang afdhol. Nah saat itu, aku kebingungan untuk memilih kamar mandi yang cocok untukku. Saat aku mulai mengetuk pintu kamar mandi dan mengatakan “sek suwi ra ?” maka akan terdengar jawaban “yo”. Dua kalimat itu seakan-akan sudah menjadi sepasang kekasih yang tak bisa terpisahkan. Namun, aku tidak kehabisan akal, dan aku-pun menemukan ide baru. Sekarang pertanyaan itu aku modifikasi dan aku bertanya “diluk ngkas to?” maka secara spontan dia pasti menjawab “yo”, dan saat itulah aku mulai menemukan setitik cahaya cerah di langit malam. Namun tak tahu kenapa, kesialan yang bertubu-tubi menyambutku, mulai dari tempat cuci yang sangat bersih (ironi) sampai antrian yang super panjang. Dan kini aku disambut kesialan lagi, yaitu kran shower mati. Maka aku harus mandi dengan meengandalkan kran kecil dan dengan jongkok. Memang ini merupakan cara mandi yang baru aku temukan, dan kelihatannya bisa dijadikan variasiku dalam mandi. Nah, setelah beberapa menit aku mulai nyaman denga cara itu, aku disambut kesialan lagi, yaitu air mati sebelum aku selesai mandi. Karena keadaan sudah sangat genting, jadi aku terpaksa mengeringkan badanku yang masih bersabun itu dengan handuk. Dan ini juga pengalamanku yang perdana seumur hidup ini.
Tapi Alhamdulillah, memang Tuhan itu adil dan roda itu berputar, setelah serentetan kesialan itu aku lewati, kini aku bisa menjalani hidup dengan lebih tenang dan bahagia.


3 komentar:
bagian paling "greget" menurut ane (secara pribadi tentunya), adalah ketika anda mandi. dan secara tiba tiba air mati, sehingga anda harus mengeringkan tubuh anda yang masih bersabun dengan handuk. (coba bayangkan jika anda tidak bawa handuk, dengan apa anda akan mengeringkan badan anda yang masih penuh oleh sabun?)
hahahaaa....
Hahaha.siiiip
Posting Komentar